
Permasalahan utama terbatasnya akses pendidikan anak-anak PMI adalah ketiadaan visa tinggal. Karena jenis pekerjaannya, visa dan izin tinggal orang tua anak-anak PMI ini tidak memungkinkan mereka membawa dan membina keluarga di Malaysia. Apalagi jika orang tua mereka tidak memiliki izin tinggal dan izin kerja. Namun, karena berbagai alasan, banyak PMI yang tetap nekad membawa dan membina keluarga mereka di Malaysia. Ini menyebabkan anak-anak mereka tidak bisa bersekolah di sekolah negeri di Malaysia. Anak-anak tersebut adalah WNI dan sesuai amanat UUD NRI Tahun 1945, pemerintah Indonesia wajib menyediakan pendidikan dasar bagi mereka.
Buku ini menggambarkan bagaimana upaya Pemerintah Republik Indonesia c.q. KJRI Johor Bahru untuk memenuhi amanah tersebut. Salah satunya adalah dengan mendirikan Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) dan memfasilitasi pendirian Sanggar Belajar (dalam entitas Indonesian Community Centre/ICC) di wilayah kerjanya. Namun, berbeda dengan SIJB yang memiliki fasilitas belajar dan tenaga pengajar yang cukup baik, Sanggar Belajar relatif minim fasilitas dan tenaga pengajar dengan masalah legalitas pendirian yang membuat ruang gerak mereka terbatas.
Pada mulanya, KJRI Johor Bahru membidani lahirnya SIJB. Beriring berjalannya waktu, SIJB bertransformasi menjadi salah satu medium ampuh bagi KJRI Johor Bahru dalam menyemaikan budaya Indonesia serta memberikan hak dasar anak berupa kepemilikan dokumen dan akses pendidikan. Ya! SIJB tidak hanya menjadi tempat belajar. Ia juga menjadi ‘perpanjangan tangan’ KJRI Johor Bahru dalam menunaikan misi pelindungan.
KJRI Johor Bahru dan SIJB sederap sehaluan dalam mengikhtiarkan diseminasi adiwarna budaya nusantara melalui penyelenggaraan pagelaran akbar, seperti Wonderful Nusantara Festival (WNF) dan National Day Reception. KJRI Johor Bahru dan SIJB segendang sepenarian dalam mengupayakan pelindungan holistik bagi anak-anak, baik pendidikan dasar maupun kepemilikan dokumen. SIJB turut membantu peserta didik dalam kepengurusan dokumen keimigrasian Indonesia. SIJB bahkan terlibat dalam pelindungan peserta didiknya ketika orang tua mereka terkena operasi aparat penegak hukum setempat.
[Penulis / Penyusun]
- Judul : SEKOLAH PELINDUNGAN
- Penulis : Ardian Nur Rizki
- Halaman : xxxviii + 312 Halaman
- Ukuran Buku : A5
- ISBN : —
Leave a Reply