
Cerpen “Hati yang Bening di Balik Jendela” yang diambil menjadi judul antologi cerpen Romo Sipri Senda ini berkisah tentang penantian tokoh perempuan, yakni seorang istri yang ditinggalkan oleh suaminya. Sebagai ibu dari dua orang putri, ia berupaya unuk tetap tegar menghadapi peristiwa itu. Beban makin berat saat stigma yang buruk datang dari keluarga laki-laki. Perempuan selalu menjadi korban di hadapan patriarki.
Namun di balik semua itu sebenarnya perempuan adalah rumah bagi yang ingin pulang. Tokoh perempuan dalam cerpen ini selalu membukakan pintu maaf, baik bagi keluarga laki-laki, maupun bagi sang suami sendiri. Kisah mengenai penantian seorang perempuan juga pernah ditunjukkan dalam cerpen “Maria” karya Seno Gumira Ajidarma dan “Nyonya Hartati” karya Arie MP Tamba.
[Penulis / Penyusun]
- Judul : Hati Bening di Balik Jendela
- Penulis : Siprianus S. Senda
- Halaman : 76 Halaman
- Ukuran Buku : 13cm x 19cm
- ISBN : —
Leave a Reply